Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sains. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juli 2012

Awan Gas Sebesar Bumi Aktifkan Lubang Hitam (Blackhole) di Bima Sakti

Tahukan anda...? Dalam galaksi Bima Sakti terdapat sebuah Lubang Hitam atau Blackhole yang super besar yang sedang tertidur dan akan segera terusik oleh awan gas seukuran bumi. Menaktkan bukan....?

Penemuan fenomena ini adalah berkat Very Large Telescope ESO, yang dimana para astronom menemukan awan kiamat itu. Awan gas sebesar Bumi ini akan aktifkan lubang hitam tersebut di Bima Sakti, yaitu dengan kecepatan hantaman 8 juta km/jam. Cepet banget cuyyyy...!

Ilustrasi: Supermassive Black Hole

Dari peristiwa ini, para astronom berharap mendapat pendangan mengenai lubang hitam di jantung Bima Sakti ini melalui penelitian pada ledakan radiasi akibat tabrakan tersebut. Peristiwa ini akan menjadi penelitian pertama saat tabrakan pada lubang hitam ini.

Menurut tim ilmuwan dari Universitas Leicester di Inggris, temuan-temuan itu bisa ikut menjelaskan fenomena misteri terjadinya cahaya-cahaya terang yang menyembur dari lubang hitam di tengah Bimasakti sekitar sekali sehari. 

Tim astronom Inggris itu melakukan studi mereka dengan data yang dikumpulkan oleh Observatorium X-ray Chandra milik Badan Antariksa Amerika (NASA).

Tim ilmuwan itu mengatakan analisa mereka mengenai data Chandra menunjukkan bahwa lubang hitam Bimasakti, atau yang dikenal sebagai Sagittarius-A, dikelilingi oleh awan raksasa yang mengandung triliunan asteroid dan komet yang tertangkap dan terjebak oleh kekuatan gravitasi bertenaga tinggi hingga akhirnya tersedot masuk ke lubang hitam tersebut.

Para ilmuwan sains itu mengestimasi bahwa setiap asteroid yang melintas dalam kisaran 160 kilometer dari Sagittarius-A kemungkinan mengalami nasib mengerikan yaitu terpecah belah dan menguap sewaktu ditarik masuk ke dalam ruang hampa yang tak terhindarkan dalam lubang hitam itu. Gesekan yang terjadi semasa proses penguapan dahsyat itu menimbulkan cahaya tadi.

Gravitasi setiap lubang hitam ini begitu kuat sehingga tidak ada yang bisa lolos, bahkan cahaya pun tidak bisa lolos.

Menurut tim ilmuwan itu, asteroid-asteroid berukuran sedikitnya 10 kilometer akan cukup besar untuk menyebabkan sejenis cahaya-cahaya X-ray yang ditemukan oleh Observatorium Chandra. 

Cahaya-cahaya itu berlangsung selama beberapa jam dengan tingkat sinar mulai dari beberapa kali hingga hampir 100 kali lebih besar daripada produksi reguler lubang hitam.

Tim ilmuwan Universitas Leicester memperhitungkan bahwa lubang hitam Sagittarius-A mungkin telah ‘melahap’ triliunan asteroid semasa hidupnya yang selama 10 miliar tahun. Studi baru tersebut dimuat dalam jurnal Nature.

Pada umumnya, kalangan astronom percaya ada sebuah lubang hitam di pusat hampir semua galaksi di alam semesta ini. Fenomena galaksi raksasa itu, dikenal sebagai lubang-lubang hitam super besar dengan tingkat kepadatan miliaran kali dari Matahari dan mampu menelan benda-benda luar angkasa seperti asteroid, komet, planet bahkan bintang.

Sumber :
spektrumdunia.blogspot.com
voanews.com


Diambil dari : ApaKabarDunia.com

Senin, 19 September 2011

10 Ledakan Terdasyat di Alam Semesta

1. Pancaran Sinar Gamma



Pancaran sinar gamma adalah paling kuat yang pernah diketahui di alam semesta. Sinar yang memancar dari area yang sangat jauh namun terlihat, adalah GRB 090423, menjangkau “dunia” kita dari kejauhan 13 Milyar tahun cahaya dari bumi.

Ledakan tersebut, yang hanya terekam kurang dari 1 detik, melepaskan energy lebih dari 100 kali energy yang dilepaskan oleh matahari selama 10 Milyar tahun.



2. Supernova

Supernova adalah bintang yang meledak yang seringkali “menyinari” keseluruhan galaksi. Supernova yang paling terang yang pernah di catat dalam sejarah adalah yang dilihat di konstelasi Lupus (bahasa latin untuk srigala) pada musim semi tahun 1006.


Ledakan luar biasa yang berwarna keemasan yang sekarang dikenal sebagai SN 1006 terjadi di hampir 7.100 tahun cahaya jauhnya, dan cukup terang untuk menyebabkan adanya bayangan di malam hari, dan membaca di malam hari, dan masih terlihat hingga berbulan-bulan pada siang hari.



3. Ledakan Komet Shoemaker-Levy9

Komet Shoemaker-Levy9 bertabrakan secara spektakuler dengan planet Jupiter pada 1994, gravitasi planet raksasa tersebut menarik komet tersebut dan memecahkan komet tersebut hingga area seluas 3 km, dan mereka menghujam dengan kecepatan 60 km/detik menghasilkan 21 tumbukan yang terlihat.


Tumbukan terbesar menyebabkan bola api hingga setinggi 3000 km di atas awan Jovian dan menyebabkan bintik hitam dengan diameter 12.000 km2 (sekitar sebesar bumi) dan diperkirakan meledak dengan kekuatan 6000 Giga Ton TNT.



4. Tumbukan Cretaceous-Tertiary


Era dinosaurus berakhir dalam bencana alam hampir 65 juta tahun lalu dan membunuh hampir setengah dari semua spesies di planet ini.

Peneliti menyatakan bahwa sebenarnya planet sudah berada dalam ambang kehancuran lingkungan sebelum tumbukan Cretaceous-Tertiary (meteorit). Kawah seluas 180 km di chixulub di mexico mungkin adalah lokasi tumbukan tersebut.



5. Ledakan Gunung Tambora

Pada 1815, Gunung tambora di Indonesia meledak dengan kekuatan hampir 1000 mega ton TNT, merupakan ledakan gunung berapi terdahsyat yang tercatat dalam sejarah.


Ledakan tersebut melontarkan 140 Milyar ton magma dan tidak hanya membunuh 71.000 orang di pulau Sumbawa (Dekat Lombok) tapi abu vulkanik yang dilontarkan menyebabkan anomalo iklim secara global.

Pada tahun selanjutnya (1816), dikenal sebagai tahun tanpa musim panas, salju turun di bulan Juni di Albany N.Y, sungai es dapat ditemukan di bulan Juli di Pennsylvania, dan ratusan ribu orang menderita kelaparan secara global.



6. Ledakan Dekat Sungai Podkamennaya Tunguska


Sebuah ledakan misterius dekat sungai Podkamennaya Tunguska di 1908 meratakan area seluas 2000 km2 dari hutan Siberia (hampir seluas kota Tokyo).

Peneliti mengira bahwa ledakan tersebut disebabkan oleh asteroid atau komet, mungkin diameternya sebesar 20m dan seberat 185.000 metric ton (7 kali berat titanic). Ledakan in tercatat hampir sekuat 4 mega ton TNT (250 kali lebih kuat dari bom Hiroshima).



7. Bom Atom di Trinity site,Alamogordo

Bom atom yang pertama dalam sejarah, di ledakkan di Trinity site, dekat Alamogordo, N.M pada 1945, meledaka dengan kekuatan hampir 20 kilo ton TNT.

Ilmuan J. Robert Oppenheimer kemudian mengatakan, ketika dia mengawasi pengujian, Ia memikirkan sebuah petikan dari manuscript hindu Bhagavas Gita : “Saya akan menjadi Kematian, penghancur dunia”, senjata nuklir kemudian mengakhiri PD II dan menyebabkan ketakutan terhadap senjata pemusnah massal hingga berpuluh tahun kemudian.


Ilmuwan kemudian menemukan bahwa masyarakat di New Meksiko mungkin terkena radiasi nuklir ribuan kali dari batas normal yang masih bisa ditoleransi oleh tubuh.



8. Nuklir di Chernobly, Ukraina


Pada 1986, sebuah reaktor nuklir meledak di Chernobly di Ukraina, itu adalah kecelakaan nuklir terburuk dalam sejarah, ledakan tersebut melontarkan reaktor seberat 2000 ton dan menyebarkan 400 kali kadar radioaktif dibandingkan bom Hiroshima/

Mengkontaminasi lebih dari 200.000 km2 Eropa, 600.000 orang terkena radiasi dosis tinggi, dan lebih dari 350.000 orang harus dievakuasi dari derah yang terkontaminasi.



9. Tabrakan kapal Kargo Perancis

Pada 1917, sebuah kapal kargo Preancis, yang berisi penuh dengan bahan peledak untuk PD I, secara tidak sengaja bertabrakan dengan kapal berbendera Belgia di pelabuhan Halifax, Kanada.

Hal tersebut menyebabkan ledakan dengan dampak yang jauh lebih besar dari peladak yang pernah dibuat oleh manusia sebelumnya, setara dengan 3 kilo ton TNT.



Menyebarkan serbuk berwarna putih hingga 6.100m diatas kota dan menyebabkan Tsunami dengan ketinggian gelombang setara 18 m , hingga radius 2 Km disekitar pusat ledakan.

Menyebabkan kehancuran total, dan merenggut 2000 nyawa dan 9000 lainnya terluka. Itu tercatat sebagai kecelakaan terburuk di dunia yang disebabkan peledak buatan manusia.



10. Ledakan di kapal kargo SS Grandcamp

Sebuah kebakaran di kapal kargo SS Grandcamp yang sedang berlabuh di Texas City pada 1947 memicu 2.300 ton ammonium nitrat, sebuah campuran yang digunakan untuk penyubur dan berdaya ledak tinggi.



Ledakan tersebut merontokkan 2 pesawat terbang yang sedang melintas di sekitarnya dan memicu reaksi berantai yang memicu ledakan sebuah kapal kargo lainnya yang juga membawa 1000 ton ammonium nitrat.

Bencana ini membunuh lebuh dari 600 orang dan melukai 3.500 lainnya, dan secara umum dikategorikan sebagai bancana industri terburuk dalam sejarah U.S

Dikutip dari : Apa Kabar Dunia

Selasa, 15 Maret 2011

Bahaya Radiasi Nuklir

Awal perkenalan umat manusia dengan radiasi pengion dimulai ketika Wilhelm C. Roentgen (1845 – 1923), fisikawan berkebangsaan Jerman, pada tahun 1895 menemukan sejenis sinar aneh yang selanjutnya diberi nama sinar-X
Beberapa hari yang lalu jepang dilanda musibah Gempa & Tsunami. Dan Terjadi ledakan di PLTN Fukushima dai-ichi.PLTN ini dikelola hati-hati memang aman, tetapi di Indonesia?sekarang kecenderungan negara-negara maju mulai menghentikan pengambilan energi nuklir ini karena kesulitan dalam pengelolaan limbahnya.

Tingkat radiasi nuklir meningkat setelah ledakan terbaru dan kebakaran di PLTN Fukushima Daiichi (Fukushima No 1). Pemerintah Jepang menyatakan paparan radiasi ini bisa mengancam kesehatan manusia.

"Api keluar dari reaktor unit 4 dari PLTN Fukushima Nomor 1 yang terkena dampak gempa dan tingkat radiasi meningkat jauh," ujar Perdana Menteri Jepang Naoto Kan seperti dilansir dari AFP, Selasa (15/3/2011).

Reaktor yang meledak ini adalah unit 2. Sedangkan kabarakan terjadi di reaktor unit 4. Fukushima No 1 memiliki 6 reaktor yaitu unit 1 hingga 6.

Ledakan pada unit 2 ini itu menyebabkan atap wadah reaktor hancur. Uap pun membumbung memenuhi reaktor. Pemerintah Jepang mengatakan dua ledakan sebelumnya tidak sampai menimbulkan kerusakan wadah reaktor.

Sementara tingkat paparan radiasi terpantau meningkat 4 kali lipat setelah ledakan itu.

"Tingkat radiasi terbaca pada pukul 08.31 meningkat menjadi 8.217 microsievert dalam 1 jam, dari 1.941 mikrosievert pada 40 menit sebelumnya," ujar operator PLTN Fukushima Daiichi, Tokyo Electric Power Co.

Pemerintah Jepang mengatakan tingkat radiasi bisa mencapai 1 juta mikrosievert atau lebih sebelum menyebabkan penyakit akibat paparan radiasi.


Selang satu tahun dari penemuan sinar-X tersebut, fisikawan Perancis Antonie Henry Becquerel menemukan unsur Uranium (U) yang dapat memancarkan radiasi secara spontan. Untuk selanjutnya bahan yang memiliki sifat seperti itu disebut bahan radioaktif.
Dua tahun kemudian, pasangan suami-istri ahli kimia berkebangsaan Perancis Marie Curie dan Piere Curie menemukan unsur Polonium (Po) dan Radium (Ra) yang memperlihatkan gejala yang sama seperti Uranium.
Beberapa efek merugikan yang muncul pada tubuh manusia karena terpapari sinar-X dan gamma dengan dosis berlebihan segera teramati tidak lama setelah penemuan kedua jenis radiasi tersebut. Marie Curie meninggal pada tahun 1934 akibat terserang oleh leukemia. Penyakit tersebut besar kemungkinan akibat paparan radiasi karena seringnya beliau berhubungan dengan bahan-bahan radioaktif. Meskipun demikian, upaya perlindungan terhadap bahaya radiasi pada saat itu belum mendapatkan perhatian yang serius.
Studi intensif efek radiasi terhadap jaringan tubuh manusia terus dilakukan oleh para ahli biologi radiasi (radiobiologi), hingga akhirnya secara pasti diketahui bahwa radiasi tersebut dapat menimbulkan kerusakan somatik berupa kerusakan sel-sel jaringan tubuh dan kerusakan genetik berupa mutasi sel-sel reproduksi. Dengan demikian manusiapun menyadari bahwa radiasi dapat memberikan ancaman terhadap kesehatan manusia yang perlu diwaspadai. Resiko kerusakan somatik dalam bentuk munculnya penyakit kanker dialami langsung oleh orang yang sel somatiknya terkena penyinaran. Sedang resiko dari kerusakan genetik tidak dialami oleh yang bersangkutan, melainkan keturunan orang tersebut mempunyai peluang untuk menderita cacat genetis.
Studi epidemilogi efek biologi dari radiasi pengion yang telah dilakukan melibatkan tidak kurang dari dua juta orang dewasa dan anak-anak. Studi tersebut dilakukan terhadap mereka baik yang menerima paparan radiasi dari alam di atas normal, para korban bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, para korban kecelakaan fasilitas nuklir (PLTN Chernobyl misalnya) termasuk mereka yang masih di dalam kandungan sewaktu terjadi kecelakaan, serta para pekerja radiasi dan penduduk di sekitar suatu instalasi nuklir.


Kamis, 03 Februari 2011

Teori Baru, Gas Metana Penyebab Banyaknya Kapal Hilang di Bermuda

Ketika saya browsing saya menemukan artikel dari apakabardunia.com menurut saya berita tersebut sangat menarik begini beritanya...!

Misteri hilangnya beberapa kapal laut dan pesawat terbang di wilayah yang disebut "Segitiga Bermuda" kini memunculkna teori baru.

Singkirkan jauh-jauh dugaan kita tentang pesawat luar angkasa alien, anomali waktu, piramida raksasa bangsa Atlantis, atau fenomena meteorologis.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjAjBBpdu0wokWGFQMI8JhR20yHs-u1fa7NpL-bxxzlMFd8l_ElcrKS5PunwrpIMWRMplg_PNnymxCEu8IDd89nztie4RdiRnrEtJL8Qgj6OhZSt8HvnU-OenTHKgaSUADDaft00E-Swuw/s320/bermuda+triangle2.jpg

Segitiga Bermuda adalah sebuah fenomena gas akut biasa, demikian tulis Salem-News.com. Gas alam, sama seperti gas yang dihasilkan oleh air mendidih. Terutama gas metana, adalah tersangka utama di balik hilangnya beberapa pesawat terbang dan kapal laut.

Bukti dari penemuan yang membawa sudut pandang baru terhadap misteri yang menghantui dunia selama bertahun-tahun itu tertuang dalam laporan American Journal of Physics.

Gas Metana Bermuda

Professor Joseph Monaghan meneliti hipotesis itu ditemani oleh David May di Monash University, Melbourne, Australia.

Dua hipotesis dari penelitian itu adalah balon-balon raksasa gas metana keluar dari dasar lautan yang menyebabkan sebagian besar (tidak mengatakan semua) kecelakaan misterius di lokasi itu.

Ivan T Sanderson sebenarnya telah mengidentifikasi zona-zona misterius selama tahun 1960-an. Sanderson bahkan menggambarkan sebenarnya zona-zona misterius itu lebih berbentuk seperti ketupat ketimbang segitiga.

Sanderson menemukan bahwa bukan saja Segitiga Bermuda tetapi Laut Jepang dan Laut Utara adalah dua area tempat kejadian misterius sering terjadi.

Para Oseanograf yang menjelajah di dasar laut Segitiga Bermuda dan Laut Utara, wilayah di antara Eropa daratan dan Inggris melaporkan menemukan banyak kandungan metana dan situs-situs bekas longsoran.

Berangkat dari keterkaitan itu dan data-data yang tersedia, dua peneliti itu menggambarkan apa yang terjadi jika sebuah balon metana raksasa meledak dari dasar laut.

Metana yang biasanya membeku di bawah lapisan bebatuan bawah tanah, bisa keluar dan berubah menjadi balon gas yang membesar secara geometris ketika ia bergerak ke atas. Ketika mencapai permukaan air, balon berisi gas itu akan terus membesar ke atas dan ke luar.

Ilustrasi

Teori ini berhasil diuji coba di laboratorium dan hasilnya memuaskan beberapa orang tentang penjelasan yang masuk akal seputar misteri lenyapnya pesawat-pesawat dan kapal laut yang melintas di wilayah tersebut.

Menurut Bill Dillon dari U.S Geological Survey, air bercahaya putih itulah penyebabnya. Di daerah segitiga maut Bermuda dan juga di beberapa daerah lain sepanjang tepi pesisir benua, terdapat "tambang metana".

Tambang ini terbentuk kalau gas metana menumpuk di bawah dasar laut yang tak dapat ditembusnya. Gas ini dapat lolos tiba-tiba kalau dasar laut retak.

Lolosnya tidak kepalang tangung. Dengan kekuatan yang luar biasa, tumpukan gas itu menyembur ke permukaan sambil merebus air, membentuk senyawa metana hidrat.

Air yang dilalui gas ini mendidih sampai terlihat seperti "air bercahaya putih". Blow out serupa yang pernah terjadi di laut Kaspia sudah banyak menelan anjungan pengeboran minyak sebagai korban.

Regu penyelamat yang dikerahkan tidak menemukan sisa sama sekali. Mungkin karena alat dan manusia yang menjadi korban tersedot pusaran air, dan jatuh kedalam lubang bekas retakan dasar laut, lalu tanah dan air yang semula naik ke atas tapi kemudian mengendap lagi di dasar laut, menimbun mereka semua.

Setiap kapal yang terperangkap di dalam balon gas raksasa itu akan langsung goyah dan tenggelam ke dasar lautan. Jika balon itu cukup besar dan memiliki kepadatan yang cukup, maka pesawat terbang pun bisa dihantam jatuh olehnya.

Pesawat terbang yang terjebak di balon metana raksasa, berkemungkinan mengalami keruskan mesin karena diselimuti oleh metana dan segera kehilangan daya angkatnya.

Sumber :
antaranews.com / yasirmaster.blogspot.com / kadri-blog.blogspot.com
Berita dari : [Apakabardunia.com]

Jumat, 21 Januari 2011

Inilah yang Menyebabkan Hujan Memiliki Aroma Khas

Kadang-kadang, orang bisa merasakan wewangian, seperti wangi rumput segar yang baru dipotong, setelah hujan. Apa yang menyebabkan aroma wangi setelah hujan?

Ada beberapa hal yang bisa menyebabakan aroma hujan. Hal yang umum adalah uap minyak yang dikeluarkan oleh tanaman, bakteri, dan bahan kimia.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqICKDOYb7t-jLFKepF6GVvsd4I966ziJf5YXL_4XzdWqUmFeeGCisu2GA3ydTxmsFLqH-R3uAIedwAax0zK2TQDltipBjZFsd6HWK02YqsfW2EiNcR0e6X3JqmTWkwzl08-lHha197lZf/s400/butiran+embun.JPG

Bakteri yang menyebabkan aroma hujan adalah Actinomycetes, sebuah bakteri berserabut yang hidup di tanah yang lembap dan hangat dan dapat dijumpai di berbagai negara di seluruh dunia. Ketika tanah mengering, bakteri menghasilkan spora.

Ketika hujan, air yang menetes ke tanah membuat spora itu terangkat ke udara dan terhirup oleh manusia. Karena spora itu memiliki wangi yang khas, manusia yang menghirupnya pun merasakan aroma. Aroma yang dihasilkan bakteri ini akan sangat terasa ketika hujan diikuti oleh kondisi terik.


Bakteri Actinomycetes

Aroma yang serupa dihasilkan oleh uap minyak yang dikeluarkan tanaman. Minyak dari tanaman itu menempel di tanah dan batu. Air hujan bereaksi dengan minyak tersebut sehingga terbawa ke udara dalam bentuk gas dan tercium oleh manusia.
Aroma khas hujan seperti ini sering dikemas dalam botol atau kaleng dan dijual sebagai pewangi ruangan.

Aroma hujan tidak selalu enak. Aroma hujan yang diakibatkan oleh asam di atmosfer menghasilkan wangi yang tidak enak. Bahan kimia hasil polusi udara yang ada di atmosfer bisa membuat hujan bersifat asam.


Ketika hujan ini bereaksi dengan bahan organik atau bahan kimia lain di tanah, muncullah aroma. Reaksi dengan bensin bisa membuat aroma lebih kuat. Hujan seperti ini sering terjadi di daerah berpolusi tinggi.

Tiga materi itulah yang paling umum. Masih ada lagi penyebab-penyebab lainnya yang membuat pengalaman orang berbeda-beda dalam membaui hujan.
Cuplikan dari : [Apa Kabar Dunia]

Jumat, 03 September 2010

Berita Tekno, Jakarta - Teleskop NASA Keppler berhasil menemukan lima planet mirip bumi. Planet lebih besar dan lebih panas dari bumi itu bisa dihuni alien jika memang ada.


Daftar planet di luar galaksi Bimasakti lebih banyak berkat observasi pertama dari teleskop luar angkasa Keppler NASA. Teleskop tersebut menemukan lima planet baru mirip bumi yang mengorbit bintang-bintang.

“Saya ingin mengumumkan penemuan lima planet di luar sistem tata surya kita oleh Keppler, “ ujar Direktur Sains NASA William Borucki dalam pertemuan Perkumpulan Astronomi Amerika ke-215 di California.

Keppler yang mengorbit untuk mencari planet baru, berhasil menemukan planet mirip bumi yang kemungkinan menjadi tempat tinggal alien, selain ditemukan sebuah obyek aneh yang mengorbit sebuah matahari dan mengukurnya dengan menggunakan getaran yang menjalar dari permukaan bintang.

Lima planet yang baru ditemukan lebih besar daripada ukuran bumi kita, diperkirakan seukuran dengan Neptunus, dan empat planet lainnya lebih besar daripada Yupiter.

Lima planet ini mengorbit sangat dekat dengan bintang-bintang mereka, dengan waktu rotasi sekitar empat sampai lima hari dan sangat panas. Temperatur panasnya lebih dari lava cair, bahkan besi pun akan meleleh di permukaannya.

“Jadi mereka adalah planet yang sangat panas dan sangat terang,” ujar Borucki.

Planet yang berukuran seperti Neptunus dijuluki Keppler 4b memiliki kepadatan layaknya planet di tata surya kita, terdiri dari elemen yang lebih berat daripada hidrogen dan helium. Planet lainnya dinamakan Keppler 7b, memiliki kepadatan paling kecil di antara planet-planet yang ditemukan lainnya.

Keppler yang diluncurkan pada 6 Maret 2009 itu bertugas mencari cahaya lurus yang datang dari sebuah bintang dan mengindikasikan adanya planet yang transit di depan bintang tersebut.

Keppler telah menunjukkan kemampuan mengukur osilasi yang terpancar dari permukaan bintang. Dengan mempelajari seismologi bintang ini, dapat membantu peneliti menemukan pemahaman yang lebih baik atas usia dan struktur bintang. [inilah.com]

Selasa, 31 Agustus 2010

Bom Gelembung Air

Tenang ini merupakan eksperimen yang tidak berbahaya. Percobaan ini lumayan gampang.
·        1.   Air
·        2. Gelas ukur  kecil
·        3. Plastik dengan penutup rapat  “seperti plastik obat”
·         4. Baking soda
·         5. Cuka
·         6. Kertas